Waroeng Pohon Omah Sawah

Waroeng Pohon Omah Sawah -Saya pernah dibuat penasaran oleh konten salah seorang teman yang berisikan tempat kuliner yang sangat unik.Waroeng Pohon Omah Sawah, namanya saja sudah unik apalagi tempatnya iya kan gaes.

Adakah diantara kalian pernah kesini? Kalau sudah berarti kalian orang yang beruntung. Kalau belum yukk simak ceritanya ya……

Jalan Parangtrirtis KM.6 Sewon Bantul,inilah yang menjadi acuan saya untuk mendatangi Waroeng Pohon Omah Sawah. Lokasi yang tidak jauh dari jalan utama dan juga tidak berada didaerah jajahan kuliner jogja, membuat Waroeng Pohon Omah Sawah tersamarkan dari gemerlapnya dunia kuliner jogja.

Tapi buat saya Waroeng Pohon Omah Sawah ini sangat mengasyikan sekaligus menyenangkan. Konsep interior dan eksterior resto ini sangat unik untuk sebuah rumah makan. Bangunan yang didominasi oleh batu gamping dan pepohonan rindang membuat Waroeng Pohon Omah Sawah sangat nyaman untuk bersantai.

fotoOPTS

Disini disediakan pula sepeda ontel untuk sport foto ala ala jaman now, dan juga kolam ikan yang membuat pandangan saat makan serasa menyatu dengan alam.

Untuk melestarikan masakan tradisional yang semakin lama hilang dari pasaran, resto ini mencoba menciptakan daya tarik menjadikan Waroeng Pohon Omah Sawah sebagai tempat bersantai.

opts

Harga yang di patok masih wajar untuk kalangan orang desa atau kota. Kenapa wajar? Karena cukup dengan 120 ribu kalian sudah bisa memakan ayam kampung utuh dan sego sarang untuk empat hingga lima orang,, gimana murah kan?… Sambil melestarikan kuliner kalian juga bisa menikmati suasana alam tidak rugi dong…

Sore itu saya bersama teman lapar dan ingin mencicipi ingkung serta sego sarang yang disajikan Waroeng Pohon Omah Sawah. Ada dua jenis ingkung yang bisa kalian pesan yaitu ingkung ukuran besar dan ukuran normal. Takut tidak habis kami memilih ukuran yang normal.

Tidak perlu menunggu lama sego sarang dan ingkungpun sampai di meja kami.ckckckckck nyumiiiiiii

Nasi gurih disajikan dalam balutan daun kelapa yang di anyam, kemudian alasnya daun pisang. Sedangkan untuk pelengkapnya ada dua jenis sambal biasa, lalapan dan dua macam sambal spesial yaitu sambal kacang dan sambal gepeng.Sedangkan ingkung mereka memakai bumbu gurih, daging ayamnya juga empuk bumbunya juga meresap.

Menu lain antaranya ada Soup Waroeng Pohon atau bisa disebut sop buntut disajikan dengan nasi putih, terancam, banana split, dan masih banyak lagi. Eits saking serunya bahas makanan lupa nih membahas minumannya…minuman yang saya pesan adalah Es Gula Asem Kencur cocok nih buat yang suka asam- asam hangat di badan tetapi dingin di lidah.

Ada pula minuman lain seperti Es Kelapa Muda Gelas, Jus Sirsat, Coklat, Float Dan Jus Alpukat. Cara penyajian es pastikan juga tidak kalah dengan resto lainnya.

Disini disediakan juga paket hemat yang Lauknya ada lele atau ayam bisa digoreng / dibakar. Minumnya pun bisa diambil panas / es,tetapi jika dibungkus minuman tentu tidak ada ya…

Waroeng Pohon Omah Sawah buka pada jam 10.00 – 22.00 WIB & pesan terakhir pada jam 21.15 WIB

Saya bukan orang yang pintar dalam kuliner , hanya saja suka menjejakki kuliner disini saya ingin berbagi informasi. Jejakrasa bukan sekedar jejak dan tentang rasa hanya kalian sendiri yang tahu, lidah tidak akan pernah bisa berbohong.Silahkan mencoba datang ke Waroeng Pohon Omah Sawah….

Advertisements